Teater Pelangi merupakan salah satu organisasi intra kampus Universitas Negeri Malang yang sejak tahun 1994 bergerak dalam bidang seni pertunjukan. Hingga memasuki usia 18 tahun, Teater Pelangi tetap eksis dalam dunia pertunjukkan di kancah perteateran Kota Malang. Sebuah organisasi yang mampu memberikan hiburan dan kritik di setiap fenomena yang terjadi di sekitar kita, khususnya di kota Malang, serta memberikan respon pada persoalan-persoalan yang terjadi di Indonesia. Adapun keberadaan Teater Pelangi sendiri selalu berusaha hadir memberikan dinamika kesenian yang mengusung budaya lokal dengan sentuhan-sentuhan warna kebaruan sehingga mampu tampil sebagai sebuah kelompok yang bisa dinikmati serta layak ditonton dan diapresiasi oleh masyarakat pada umumnya.
Cukup banyak naskah yang sudah dipentaskan oleh Teater Pelangi. Salah satu naskah yang pernah dimainkan adalah Nonik dari New York yang sempat meraih juara II se-Indonesia dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional pada tahun 1994. Pentas tersebut merupakan debut dan prestasi pertama yang diraih. Selain itu, masih banyak prestasi lain yang pernah diraih Teater Pelangi, antara lain; juara I dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional pada tahun 2006 dengan Monolog “Buket Hitam”, sutradara oleh Leo Zainy dan diperankan oleh Dini F.; aktor terbaik oleh Leo Zainy dalam naskah adaptasi “Operasi” karya Putu Wijaya; sampai sutradara terbaik oleh Agus Fauzi Ramadhan. Terakhir kali Teater Pelangi menyelenggarakan pentas produksi dengan naskah adaptasi dari cerpen “Blokeng” karya Ahmad Tohari dan berhasil mendapatkan animo warga dan pecinta teater di Malang. Lebih dari 700 orang memenuhi gedung pertunjukan dalam 2 hari pertunjukan.
Dalam perkembangannya, Teater Pelangi sebagai sebuah organisasi seni pertunjukkan, telah mampu dipercaya oleh berbagai instansi, lembaga, maupun perusahaan sebagai pendukung dalam setiap acara yang telah diselenggarakan. Perusahaan Wings Surya, Jawa Pos Group, Perpus Kota Malang, Indosat IM3, Sampoerna Tbk, Djarum, Pemkot Kota Malang, dan MNC Group merupakan beberapa perusahaan yang menjadi pendukung dan partner dari berbagai karya Teater Pelangi.
Dalam setiap penggarapannya, Teater Pelangi selalu melibatkan banyak pihak, mulai anggota paling muda hingga tertua (senior). Dengan semangat membara, Teater Pelangi berusaha untuk mewujudkan misi dan tujuannya, sehingga dapat mewujudkan terciptannya komunitas dan iklim berkarya dan terus berkarya.
Mari berkarya!