Proses Pertunjukan

Proses pertunjukan "Opera ANt Smooth" dimulai pada awal bulan Oktober 2012. Hampir selama tiga bulan, sutradara, para aktor, tim artistik, hingga tim produksi berusaha mewujudkan sebuah pementasan yang mampu menghidupkan tokoh semut di atas panggung.

Para aktor dengan arahan sutradara berusaha mewujudkan bentuk gerak dan lakuan yang mencerminkan tokoh semut dengan berbagai karakternya. Mereka melakukan eksperimen gerak, warna suara, dan berbagai lakuan lainnya. Mereka juga melakukan olah tubuh yang menuntut stamina dan kesehatan yang tetap terjaga.
Klik di sini, untuk melihat berbagai proses latihan dari para aktor.

Di lain pihak, tim produksi terus bekerja keras mencari solusi kreatif agar ide dan imajinasi dari tim artistik agar dapat dituangkan secara realistis tanpa mengurangi nilai artistik. Kendala terbesar mewujudkan imajinasi dari tim artistik adalah menghadirkan make up dan kostum tokoh semut. Desain dan eksperimen tim make up dan kostum berkali-kali terhambat ketersediaan bahan pembuatan. Tim produksi yang hanya berbekal dana swadaya dari para aktor dan anggota Teater Pelangi, berusaha memenuhi harapan dari tim artistik. Meskipun memakan biaya yang tidak sedikit, mereka terus berusaha agar memenuhi sebuah pertunjukan yang ideal sehingga pada akhirnya mampu memuaskan harapan penonton.
Untuk melihat berbagai proses tim artistik dan upaya tim produksi, klik di sini.

Untuk mengetahui respon masyarakat dan mengevaluasi pertunjukan itu sendiri, Teater Pelangi melakukan exhibition atau unjuk karya "Opera ANt Smooth". Pementasan ini ditampilkan secara gratis di Kampung Cempluk pada tanggal 20 Oktober 2012. Tanpa disangka, penonton yang terdiri dari anak-anak, kakek-nenek, dan berbagai macam lapisan masyarakat tersebut terhibur dengan pementasan "Opera ANt Smooth". Aksi dari para semut dalam usaha mencari makanan, mengundang tawa dari anak-anak. Singkatnya, pementasan ini sudah layak untuk ditampilkan.
Klik di sini, untuk mengetahui unjuk karya "Opera ANt Smooth" di Kampung Cempluk, Malang.

Berbekal respon positif masyarakat, Teater Pelangi pun yakin untuk melanjutkan pementasan "Opera ANt Smooth" ini. Lalu, pentas ini diikutsertakan dalam seleksi Festival Teater Mahasiswa Nasional (FESTAMASIO) ke-6 di Surabaya. Setelah melewati proses seleksi yang ketat, akhirnya "Opera ANt Smooth" masuk dalam 20 besar dan masuk dalam nominasi 20 naskah terbaik.
Klik di sini, untuk melihat "Trailer Pementasan dalam Seleksi FESTAMASIO ke-6".

Usaha dan kerja keras dari sutradara, aktor, hingga tim produksi semakin ditingkatkan. Agar cerita yang disuguhkan tidak linier, maka eksplorasi dilakukan secara bersama-sama. Bukan hanya sutradara, aktor dan tim artistik pun juga memberikan urun saran untuk mencapai konsep yang memuaskan. Sedangkan tim produksi berusaha keras untuk memecahkan keterbatasan bahan dan biaya produksi yang semakin menipis.

Hingga pada akhirnya, tercetuslah ide merangkul berbagai kalangan untuk mendukung pementasan ini. Diharapkan, selain mendapatkan dukungan dari khalayak luas, masyarakat juga bisa ikut berpartisipasi dalam mengembangkan seni pertunjukan drama.

Klik di sini, untuk ikut mendukung pementasan ini.